Rabu, 08 Juli 2009

KEJANG DEMAM

1.Pengertian
Kejang Demam: Bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh ( suhu rectal diatas 38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium.
Umumnya kejang demam ini terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun dan jarang sekali terjadi untuk pertama kalinya pada usia < 6 bulan atau > 3 tahun.

2. Faktor Penyebabnya
 Peningkatan suhu tubuh yang cepat dan biasanya terjadi di hari pertama demam (bisa juga pada saat demam turun). Kejang karena demam ini biasanya diakibatkan adanya infeksi di dalam tubuh anak, seperti infeksi saluran telinga, atau roseola (menyebabkan kelopak mata membengkak dan bercak2 di tubuh).
 Infeksi otak dan batang tulang belakang (sistem syaraf pusat) . Contohnya meningitis, yaitu kondisi dimana membran (seperti) selimut otak terinfeksi. Atau enchepalitis, yaitu radang otak.

3. Tanda-tanda dan Gejala
 Gerakan tangan, kaki dan muka yang menyentak-nyentak atau kaku
 Bola mata berputar ke arah belakang kepala
 Pernafasan bermasalah hilang kesadaran
 Mengompol
 Muntah
 Suhu badan meningkat - biasanya lebih dari 102 F/ 38.5 C
4. Penanganan kejang demam
 Anak harus dibaringkan di tempat yang datar dengan posisi menyamping, bukan terlentang, untuk menghindari bahaya tersedak
 Jangan memegangi anak untuk melawan kejang
 jangan diselimuti dengan selimut tebal, karena malah akan menambah demamnya akibat pembebasan panas dari dalam tubuh terhambat. Selain itu, pakaian yang kencang hendaknya dilepaskan
 Memasukkan sendok makan yang dibalut saputangan bersih, lalu gagang sendok diselipkan diantara gigi atas dan bawah. Tujuannya agar jalan napas tetap terbuka dan lidah si anak tidak tergigit sewaktu kejang.
 dengan membalurkan cairan alkohol ke bagian dada, tengkuk, dan dahi si anak. mengusapkan tumbukan bawang merah dicampur jeruk nipis dan sedikit minyak kayu putih pada dada serta perut si anak.
 Bagi yang tidak tahan pada baunya, anak cukup dikompres air hangat suam-suam kuku dengan harapan saat air hangat menguap, panas dari tubuh si anak ikut terangkat.
 Jika kejang terus berlanjut selama 10 menit, anak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat
 Setelah kejang berakhir (jika < 10 menit), anak perlu dibawa menemui dokter untuk meneliti sumber demam, terutama jika ada kekakuan leher, muntah-muntah yang berat, atau anak terus tampak lemas

Menurut dr. Dwi P. Widodo, neurolog anak RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta, , tindakan awal yang mesti dilakukan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar