Rabu, 08 Juli 2009

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Topik : Kejang Demam
Sub Topik : Penanganan kejang deman
Penyuluh : Puji Restiani
Sasaran : Ibu-ibu pkk ( 10 orang )
Tempat : Posyandu Sidayu
Hari/ Tgl : Rabu / 30 Januari 2008
Waktu : 25 Menit
A. Tujuan
a. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 25 menit diharapkan ibu-ibu pkk dapat memahami tentang kejang demam dan cara penanganannya.
. b. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah dilakukan penkes selama 25 menit diharapkan ibu-ibu pkk mampu :
1. Menjelaskan pengertian kejang demam
2. Menyebutkan faktor penyebab kejang demam
3. Menyebutkan tanda dan gejala kejang demam
4. Menjelaskan cara penanganan kejang demam
B. Materi pembelajaran
1. Pengertian kejang demam
2. Faktor penyebab kejang demam
3. Tanda dan gejala kejang demam
4. Cara penanganan kejang demam
C. Metode Pembelajaran
Ceramah dan tanya jawab

D. Alat Bantu Pembelajaran
1. Lembar balik


E. Strategi Pembelajaran
No Waktu Perawat Respon Klien
1. 5 menit pertama
(Pra interaksi )
 Mengucapkan salam
 Menanyakan keadaan
 Menyampaikan tujuan
 Mengingatkan kontrak
 Menyakan kesiapan  Menjawab salam
 Keadaan ibu-ibu pkk baik
 Mengerti tujuan
 Mengingat kontrak
 Siap mendengarkan
2. 15 menit
(Interaksi) 1.Menjelaskan materi
 Pengertian kejang demam
 Faktor penyebab kejang demam
 Tanda dan gejala kejang demam
 Cara penanganan kejang demam
2. Memberikan kesempatan ibi-ibu pkk untuk bertanya
 Mendengarkan






 Saling Tanya jawab
3. 5 menit
(Terminasi) 1. Menyimpulkan hasil penjelasan
2. Evaluasi keberhasilan penkes
3. Memberikan reinforcement
4. Salam penutup  Mengerti materi

 Mampu menjawab

 Sangat senang

 Menjawab salam

F. Evaluasi
1. Apakah pengertian kejang demam ?
2. Sebutkan 2 dari 6 faktor penyebab kejang demam ?
3. Sebutkan 2 dari 6 tanda dan gejala kejang demam ?
4. Sebutkan 3 dari 8 cara penanganan kejang demam ?

MATERI
KEJANG DEMAM

1.Pengertian
Kejang Demam: Bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh ( suhu rectal diatas 38°C) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium.
Umumnya kejang demam ini terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun dan jarang sekali terjadi untuk pertama kalinya pada usia < 6 bulan atau > 3 tahun.

2. Faktor Penyebabnya
 Peningkatan suhu tubuh
 Demam
 Kuman
 Virus
 Radang otak
 Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit

3. Tanda-tanda dan Gejala
 Gerakan tangan, kaki dan muka yang menyentak-nyentak atau kaku
 Bola mata berputar ke arah belakang kepala
 Pernafasan bermasalah hilang kesadaran
 Mengompol
 Muntah
 Suhu badan meningkat - biasanya lebih dari 102 F/ 38.5 C
4. Penanganan kejang demam
1. Anak harus dibaringkan di tempat yang datar dengan posisi menyamping, bukan terlentang, untuk menghindari bahaya tersedak
2. Jangan memegangi anak untuk melawan kejang
3. Jangan diselimuti dengan selimut tebal, karena malah akan menambah demamnya akibat pembebasan panas dari dalam tubuh terhambat.
4. Pakaian yang kencang hendaknya dilepaskan atau dilonggarkan.
5. Menekan lidah dengan gagang sendok yang dibalut kain atau kasa bersih. Tujuannya agar jalan napas tetap terbuka dan lidah si anak tidak tergigit sewaktu kejang.
6. Dengan membalurkan cairan alkohol ke bagian dada, tengkuk, dan dahi si anak.
7. Bagi yang tidak tahan pada baunya, anak cukup dikompres air hangat suam-suam kuku dengan harapan saat air hangat menguap, panas dari tubuh si anak ikut terangkat.
8. Jika kejang terus berlanjut selama 10 menit, anak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Setelah kejang berakhir (jika < 10 menit), anak perlu dibawa menemui dokter untuk meneliti sumber demam, terutama jika ada kekakuan leher, muntah-muntah yang berat, atau anak terus tampak lemas



Sumber :
(http://www.medicastore.com/med/hot_topik.php?id=116&iddtl=&idktg=&idobat=&UID=20080123084622125.163.249.33)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar